Rabu, 05 Juni 2013

DUKUNGAN PADA PAWIYATAN KEBUMENAN



DUKUNGAN PADA PAWIYATAN KEBUMENAN, Pawiyatan Kebumenan, sebagai lembaga pengkajian  potensi  budaya Kebumen, mendapat dukungan masyarakat dari berbagai kalangan. Diantaranya adalah Budayawan, ahli sejarah yang juga Pengamat Keris MT.Arifin SU dan juga Drs. Sugeng Riyanto, M.Hum Arkeolog lulusan UGM. Kedua pakar tersebut merupakan putra asli Kebumen. Pernyataan dukungan tersebut disampaikan pada saat mereka melakukan pertemuan dengan pengurus Pawiyatan Kebumenan, di Perum Korpri No. 147 Jatimulyo Alian, pada Jumat 22 Maret dan Minggu, 24 Maret 2013.
Bahkan disela-sela kesibukannya sebagai nara sumber di berbagai seminar dan sarasehan, MT. Arifin  sengaja meluangkan waktu, untuk datang ke rumah Ketua Pawiyatan  Kebumenan Pekik Sat Siswonirmolo. MT. Arifin selama lebih dari 6 jam, memaparkan beberapa hal yang berkaitan dengan Kebumen. Yang disampaikan antara lain: sejarah Kebumen kuno, berbagai potensi Kebumen dan metode atau strategi penggalian data sejarah Kebumen dimasa lampau. Pada kesempatan tersebut beliau juga menyatakan kesediaannya, saat didaulat menjadi dewan penasehat Pawiyatan Kebumenan.
“Selama ini banyak data-data tentang potensi tersebut yang belum terangkat dan tertulis, ini menjadi tugas Tim Pawiyatan Kebumenan untuk melakukan pendokumentasian,” kata MT.Arifin. Menurutnya Tim Pawiyatan Kebumenan harus terus menggali data potensi yang dimiliki Kebumen, dengan menggunakan semua metode yang bisa dilakukan, dan menginformasikan kepada masyarakat.
Pada kesempatan lain Drs. Sugeng Riyanto, M.Hum, berharap hasil pendataan potensi Kebumen nantinya dapat disusun menjadi data base. Dimana data tersebut dapat menjadi  dasar pijakan untuk berbagai penelitian tentang Kebumen. Selanjutnya untuk kepentingan penggalian data, Drs. Sugeng Riyanto, M.Hum, menawarkan pada Pawiyatan Kebumenan untuk mengagendakan kegiatan workshop. Dimana kegiatan workshop tersebut bertujuan memberikan pembekalan bagi anggota Pawiyatan Kebumenan dalam melakukan kegiatan pendataan awal.
Pekik Sat Siswonirmolo selaku Ketua Pawiyatan Kebumenan menyatakan sangat gembira mendapat dukungan dari berbagai kalangan. Meskipun hal tersebut merupakan tantangan bagi Pawiyatan Kebumenan untuk dapat merealisasikan semua harapan-harapan tersebut.
“Ini sebuah amanah yang harus bisa kita laksanakan, untuk itu kami mohon dukungan semua pihak” kata Pekik Sat siswonirmolo.

UJIAN PRAKTEK SMP 2 KUTOWINANGUN KEBUMEN



UJIAN PRAKTEK SMP NEGERI 2 KUTOWINANGUN, Ratusan Siswa-siswi kelas IX SMP Negeri 2 Kutowinangun melakukan demo. Asap mengepul di belakang sebuah ruang kelas di SMP Negeri 2 Kutowinangun. Aroma wangi daging yang terbakar menyebar kemana-mana. Beberapa siswa nampak sibuk hilir-mudik dengan keringat yang membasahi sekujur tubuhnya. Mereka dengan antusias  melakukan demo, mempraktekan  berbagai ketrampilan yang diperoleh selama menempuh pelajaran di SMP Negeri 2 Kutowinangun. Salah satu yang mereka lakukan adalah demo memasak.
Kegiatan tersebut dalam rangkaian Ujian Praktek  Kelas IX SMP Negeri 2 Kutowinangun tahun Pelajaran 2012-2013. Ujian Praktek  yang diikuti oleh 240 siswa dan berlangsung dari tanggal 1 April sampai denagan 12 April. SMP Negeri 2 Kutowinangun pada tahun ini menyelenggarakan ujian praktek untuk sepuluh mata pelayaran, meliputi Agama, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPA, Seni Budaya Pendidikan Jasmani,  TIK, Bahasa Jawa dan dua mapel Muatan lokal Bahasa Inggris dan Tata Boga. .
Menurut Suhrojiyah S.Pd.I penguji Ujian Praktek mata pelajaran Tata Boga, Standar Kompetensi yang akan dicapai adalah Siswa memahami tentang pengolahan makanan mentah menjadi masak menggunakan teknik tertentu. 
Pada ujian Praktek tersebut, siswa kelas IX SMP Negeri 2 Kutowinangun berhasil mengolah dan menyajikan   berbagai kreasi menu masakan. Salah satu kreasi yang dihasilkan adalah membuat sate kere, yaitu sate yang merupakan perpaduan antara sate tempe gembus dan sate daging ayam. Dari segi harga sete kere ini lebih murah, akan tetapi secara penampilan cukup menarik dan rasanya juga enak.
Untuk mendapat penilaian pada akhir kegiatan praktek memasak para siswa kemudian memajang hasil kreasi masakannya. Menurut guru penguji praktek Tata Boga yang lain Sri Sutanti, ujian praktek tersebut bertujuan supaya siswa mampu mengolah dan menyajikan makanan sehari-hari, juga siswa mampu membuat berbagai hiasan dai sayuran dan buah.
Drs. Slamet Sugiharto selaku Wakil Kepala Sekolah SMP 2 Kutowinangun saat mencicipi hasil kreasi siswanya mengatakan, “sate buatan para siswa rasanya cukup enak, tidak kalah dengan rasa sate yang dibuat pedagang sate professional”.

FESTIVAL REBANA KEBUMEN 2013



FESTIVAL REBANA SE-KABUPATEN KEBUMEN TAHUN 2013, Kelompok Rebana Akhyal Qolbi dari Tamanwinangun RT.03 RW.05 dengan no. Undi 21 membawakan lagu wajib Magadir keluar sebagai juara 1 pada Festival Rebana se-Kabupaten Kebumen tahun 2013 yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Diparbud) Kebumen yang bekerja sama dengan Koperasi Bumen Maju Bersama dan Orange Project Event Organizer.
Urutan kejuaraan selengkapnya adalah no. Undi 05 Kelompok Rebana Al Fauz dari SD Negeri 4 Kutosari  juara 2 dan no. Undi 16 Kelompok Rebana Ummun Nada dari Sinungrejo Ambal mejadi Juara 3. Selanjutnya untuk juara harapan 1,2,dan 3 diraih oleh no. Undi 17 Miftahul’ulum MAN Kutowinangun, no. Undi 07 Nurul Famili dari Tanjungsari Kutowinangun dan no. Undi 19 Annisa dari Gang Pelatuk Kebumen. Kelompok Rebana Al Fauz dari SD Negeri 4 Kutosari  juga ditetapkan sebagai juara favorit. Pada masing-masing juara menerima Trophy, uang pembinaan dan hadiah dari para sponsor yang diserahkan oleh Asisten III setda Kebumen mewakili Bupati di damping Kepala Diparbud Kebumen Drs H.Hery Setyanto saat acara penutupan Rabu malam (29/5)bertempat di halaman Radio In FM-Ratih TV Kebumen.
Dewan juri terdiri dari Pekik Sat Siswonirmolo (DKD Kebumen), Eko Haryono S.Sn (Diparbud Kebumen), Harwiyoko S.Pd M.Pd (Guru SD Negeri 4 Kutosari Kebumen) memberikan penilaian pada setiap peserta berdasarkan 3 kriteria penilaian, meliputi vocal, musik dan penampilan.
“Dari 23 grup yang mengikuti festival sebenarnya kemampuan vocal masing –masing grup pada umumnya cukup bagus, hanya saja belum didukung dengan arasemen dan kekompakan permainan musik dan cukup disayangkan tiap peserta kurang maksimal didalam menampilkan seni rebana untuk dikemas sebagai sebuah tontonan musik Islami yang menarik”. Kata Pekik Sat Siswonirmolo.
Bila dilihat dari penampilan setiap peserta festival, dapat diketahui kalau Kebumen sebenarnya memiliki potensi seni rebana yang luar biasa. Bahkan jumlah grup rebana di Kabupaten Kebumen cukup banyak, menurut data dari Diparbud di Kebumen ada ratusan grup, meskipun baru sekitar 115 grup rebana yang sudah terdaftar.

PROFILE PAWIYATAN KEBUMENAN



PROFILE PAWIYATAN KEBUMENAN, 
Deskripsi Lembaga
Lembaga di deklarasikan dirumah kang Achmad Marzoeki, Kauman Kutosari Kebumen, bersama: Putut Ahmad Su’adi S.Hum. Sudarno Ahmad Ansori. Agus Budiono SS. Habib Muslim dan Sat Siswonirmolo, S.Pd M.Pd pada hari Sabtu, 2 Pebruari 2013 pukul 23.00.
Nama Lembaga         
Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pawiyatan Kebumenan
 Visi
Mewujudkan masyarakat Kebumen yang peduli Kebumen
Misi
1.         Menggali dan mengkanji semua potensi sosial dan budaya Kebumen
2.         Memotivasi generasi muda Kebumen untuk tumbuh dan berkembang sesuai dengan nilai-nilai akar budaya daerah.
3.         Memotivasi generasi muda Kebumen untuk bangga dengan nilai-nilai akar budaya daerah.
Tujuan
Bertujuan menggali dan mengkaji semua potensi sosial dan budaya Kebumen yang bercirikan  keterbukaan, kemandirian, serta bercita-cita untuk mewujudkan masyarakat berkeadilan dan memperjuangkan kepentingan masyarakat di bidang social dan budaya diatas segala kepentingan.

Latar Belakang
            1.   Kurangnya kesadaran masyarakat pada potensi sosial dan budaya Kebumen
            2.   Kurangnya sumber sejarah kabupaten Kebumen dalam bentuk karya tulis
3.  Rendahnya rasa bangga generasi muda Kebumen terhadap nilai-nilai akar budaya daerah
4. Kurangnya penghargaan dan perlindungan masyarakat terhadap benda benda yang diduga memiliki nilai sejarah        
5.  Keinginan yang kuat untuk mewujudkan masyarakat Kebumen yang peduli Kebumen

Struktur Kepengurusan
Penasehat
: 1. MT Arifin SU
  2. Basuki Hendro Prayitno
  3. Achmad Marzoeki ST
  4. R. Suman Sri Husada

Ketua                                      :   Sat Siswonirmolo, SPd, MPd.
Sekretaris                               :   Putut Ahmad Su’adi S Hum.
Bendahara                              :   M Chabib Muslim
Divisi Data dan Riset                          :   Drs. Sugeng Riyadi M.Hum
Divi  Publikasi                                    :   Sudarno Ahmad Nashori

Divisi Perencanaan Program :    Agus Budiono, SS.
Divisi Dokumentasi                :     Dariman
Alamat Sekretariat                :    JL. Pahlawan no. 199 Rt.01 Rw.02 Kutosari Kebumen
                                                     Telp.

JUARA MODELING SD 1 KEBUMEN



SD NEGERI I KEBUMEN JUARA MODELING, SD Negeri I Kebumen meraih juara modeling se-wilayah eks Karisidenan Kedu, Magelang dan Banyumas (Dulangmas). Pada Lomba modeling Peragaan Busana Identitas sekolah tingkat SD, yang digelar di Aula Graha Grafika Gombong 14-16 Mei lalu, dalam acara Pekan Generasi Kreatif yang diadakan oleh Grafika Group untuk menyambut Hari Kartini dan Hari Pendidikan Nasional sekaligus Hari Kebangkitan Nasional.
Menurut Setyana Widyastuti, S.Pd, Kepala SD Negeri I Kebumen yang beralamat di Jalan Pemuda 94 Kebumen itu, Lomba Busana Seragam Identitas Sekolah dari SD Negeri I Kebumen diwakili oleh murid kelas III yaitu pasangan Renard Basmara Sihotang putra dari Bapak Risson dengan Ilkarizia Etro Candra Gabesya putra dari Bapak Saturjianto.
“ Bakat mereka dibidang modeling memang sudah menonjol, terutama Ilkarizia Etro yang akrab dipanggil Geby. Dia itu sudah mengkoleksi beberapa piala dari bidang modeling, sehingga sudah tidak canggung lagi untuk melenggak-lenggok di atas catwalk serta lancar dalam menjawab beberapa pertanyaan dari dewan juri seputar kepariwisataan Kebumen” kata Setyana Widyastuti, S.Pd.
“ Meskipun pada awalnya Geby dan Ara sempat tidak yakin bisa masuk tiga besar karena lawan lomba mereka adalah kelas atasnya yaitu kelas V maupun 6 dari berbagai kota. Namun berkat dukungan orang tua dan atas ijin dari Allah Swt, Alkhamdulillah mereka dapat menyisihkan lawan mereka meskipun baru mendapat juara tiga. Perlombaan tersebut juga diadakan pada tingkat TK, SD, SMP dan SMA se-wilayah Dulangmas” kata Eny Setyowati.S.,S.Pd,MM, ibu dari Geby yang turut hadir pada acara penyerahan hadiah.
Hadiah lomba berupa Trophy dari Wakil Bupati Kebumen, piagam, sejumlah uang pembinaan, satu set mike up  sponsor serta paket wisata gratis ke Pulau Dewata (Bali) di akhir Mei ini menggunakan maskapai penerbangan, diserahkan pada Jumat malam(17/5). Pada acara tersebut para juara  oleh Ibu Wakil Bupati Kebumen Djuwarni Ama Pd. dinobatkan sebagai Duta Wisata Pelajar dari Kebumen, yang akan mempromosikan wisata-wisata Kebumen di pulau Dewata serta study banding tentang pelestarian seni budaya dan kepariwisataan dengan tokoh-tokoh di Bali. Pelaksanaan wisatanya akan dilaksanakan 28 sampai dengan 30 mei mendatang.
Pada kesempatan tersebut Setyana Widyastuti, S.Pd. juga menginformasikan bahwa  salah satu murid kelas V SD Negeri I Kebumen, yang bernama Guntur merebut juara I memperoleh piala emas pada pertandingan Catur tingkat provinsi dalam rangka O2SN. Dan nantinya Guntur akan mewakili Jawa Tengah ke tingkat Nasional di Balikpapan sekitar Juni mendatang.
“ Alhamdulillah semua yang diperoleh murid-murid kami juga berkat dukungan para orang tua sebagai wali muridnya” kata Tuti sambil tersenyum.